Kristara.Id | Gunungsitoli – Rapat Pendeta Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa (23/6/2026) di Auditorium Teteholi STT BNKP Sundermann, Jalan Pendidikan No. 19, Tohia, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 25 Juni 2026 ini menjadi forum strategis bagi para pendeta BNKP untuk memperkuat pelayanan, mempererat persekutuan, serta merumuskan langkah-langkah pelayanan gereja dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Pembukaan rapat dilakukan oleh Ephorus BNKP, Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th., M.Si., dan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin pengkhotbah Pdt. Dr. Darwin Darmawan, M.Th., Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Liturgi ibadah dipandu oleh Pdt. Mesrawati Telaumbanua, S.Th.
Usung Tema Persatuan, Pelayanan, dan Menjadi Berkat
Rapat Pendeta BNKP Tahun 2026 mengangkat tema “Terwujudnya BNKP yang Bersatu, Melayani dan Menjadi Berkat” dengan subtema “Rendah Hati, Setia pada Panggilan, Bergerak dalam Misi, Berdampak dalam Kasih.”
Tema tersebut menjadi landasan bagi para peserta untuk melakukan refleksi teologis, mengevaluasi pelayanan, memperkuat kebersamaan, sekaligus menyusun strategi pelayanan gereja yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan tantangan pelayanan masa kini.
Bahas Peran Pendeta dalam Penguatan Ekonomi Jemaat
Pada hari pertama pelaksanaan, peserta mengikuti sesi materi bertajuk “Peran Pendeta Menggerakkan Ekonomi Jemaat yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Materi disampaikan secara virtual oleh Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Prof. Dr. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D., dengan moderator Pdt. Elkarya C. Telaumbanua, M.A., M.Th.
Selain sesi utama tersebut, rangkaian kegiatan juga diisi dengan perkenalan peserta, in memoriam sebagai bentuk penghormatan kepada para pelayan Tuhan yang telah berpulang, serta ibadah penutup pada hari pertama.
Dihadiri Pemerintah, Tokoh Gereja, dan Mitra Pelayanan
Pembukaan Rapat Pendeta BNKP Tahun 2026 turut dihadiri Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi., M.Si., Ketua Badan Pelaksana KN-LWF Indonesia Pdt. Dr. Humala Lumbantobing, M.Th., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan sinode-sinode gereja di Kepulauan Nias, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemerintah dan mitra pelayanan gereja.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan terhadap upaya BNKP dalam memperkuat pelayanan gereja sekaligus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Rumuskan Langkah Strategis Pelayanan Gereja
Pelaksanaan rapat berada di bawah tanggung jawab Badan Pekerja Harian Majelis Sinode (BPHMS) BNKP dan diselenggarakan oleh panitia yang diketuai Pdt. Natalisman Telaumbanua, M.Th., dengan Sekretaris Pdt. Yarman Zai, S.Th., serta Bendahara Pdt. Mesrawati Telaumbanua, S.Th.
Selain memperkuat soliditas dan solidaritas para pendeta, forum ini juga menjadi wadah pembahasan berbagai isu teologis, pelayanan gereja, tata gereja, serta agenda pemilihan unsur pendeta untuk Persidangan Majelis Sinode BNKP.
Melalui rapat ini diharapkan lahir berbagai gagasan dan langkah strategis yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan gereja serta memperkokoh persatuan dalam mewujudkan BNKP yang bersatu, melayani, dan menjadi berkat bagi masyarakat.






